Harga naik Suasana Pasar Muka Cianjur tampak lengang. Pedagang berdiri menunggu, namun pembeli nyaris tak terlihat. Di saat yang sama, harga kebutuhan pokok terus merangkak naik, menjepit pedagang sekaligus pembeli dalam satu tekanan yang sama berat.
Ai, 35 tahun, salah satu pedagang di Pasar Muka, mengeluhkan dua kesulitan sekaligus yang datang bersamaan.
“Semua harga naik. Hari ini harga cabai saja Rp80.000 per kilogram. Kenaikan ini diduga dari pemasok, ditambah cuaca panas yang membuat petani gagal panen. Pembeli juga makin sepi. Kalau harga sudah tinggi, orang jadi menahan diri untuk belanja,” ungkap Ai. Jumat 16/10/26
Sementara itu Enah, 57 tahun, salah seorang pembeli yang masih berkeliling di lapak, mengaku harus memutar otak lebih keras untuk memenuhi kebutuhan harian keluarganya.
“Saya sudah harus lebih teliti memilih barang. Kalau harganya sudah begini, saya hanya beli yang benar-benar mendesak saja. Sisanya ditunda dulu. Uang belanja tidak bertambah, tapi harga barang terus naik. Pasti berat bagi kami warga kecil seperti ini,” kata Enah.
Kenaikan harga bahan pokok yang berbarengan dengan lesunya aktivitas jual beli menjadi sinyal peringatan. Warga berharap pemerintah segera turun tangan menstabilkan pasokan dan harga, agar roda perekonomian di tingkat pasar kembali berputar. Awr




















