BESINFO.ID,Cianjur– Jaringan Intelektual Muda (JIM) mendesak Pemkab Cianjur menjaga netralitas dalam seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).
Kelompok aktivis itu, menilai Pilkades bukan sekadar agenda administratif, melainkan manifestasi kedaulatan rakyat di tingkat desa yang harus berlangsung jujur, adil, transparan dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
“Karena netralitas pemerintah daerah beserta jajaran birokrasinya menjadi harga mati,” tegas Sekretaris Jenderal JIM, M. Ihsanul Akmal, Selasa 29 September 2026.
Ihsanul menyoroti potensi praktik cawe-cawe atau intervensi terselubung birokrasi dalam politik lokal desa.
JIM meminta Pemkab Cianjur menempatkan diri sebagai pengayom yang memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan sesuai aturan, bukan menjadi bagian dari kepentingan politik praktis.
“Pemda Cianjur harus berdiri di atas semua golongan. Segala bentuk kebijakan tanpa payung hukum yang kuat serta keberpihakan oknum pejabat harus dihindari,” pungkasnya. (Awr)




















