BESINFO.ID CIANJUR — Sampah liar di bantaran Sungai Cisarua, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, kini menjadi keluhan warga yang tak kunjung usai. Bukan baru terjadi, kebiasaan membuang sampah di kawasan itu disebut telah berlangsung turun-temurun, dan mengancam kebersihan lingkungan hingga kualitas air yang dimanfaatkan warga.
Sampah menumpuk di tebing pinggir sawah dan aliran sungai, memicu bau busuk, menyumbat aliran air, dan mencemari saluran yang menuju ke masjid. Pemerintah desa sempat menutup lokasi pembuangan, namun sampah tetap kembali menumpuk.
Usup, warga RT 04 RW 05, menceritakan betapa dalamnya persoalan ini berakar di masyarakat.
“Sudah dari dulu, dari kakek-nenek lah, udah turun-temurun,” ujar Usup saat ditemui di lokasi, Rabu (21/10/2026).
Ia menambahkan, meski lokasi ditutup, warga masih membuang sampah di sekitar jembatan sehingga sampah terus meluber ke sungai.
Hal yang sama di keluhkan Didin, warga lain yang tinggal di RT 02, juga mengakui bahwa sumber masalah justru datang dari lingkungan sekitarnya sendiri.
“Yang buang sampah ya warga sini juga,” ungkap Didin singkat. Awr




















