BESINFO.ID,Cianjur– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan disertai kilat, petir, dan angin kencang selama sepekan ke depan, dari 28 September hingga 4 Oktober 2026.
Prakirawan BMKG Stasiun Bandung, Edi Wibowo mengatakan, dinamika atmosfer saat ini masih mendukung terbentuknya awan konvektif yang dapat memicu hujan dengan intensitas meningkat dalam waktu relatif singkat.
“Dalam sepekan ke depan, beberapa fenomena atmosfer diperkirakan masih mendukung peningkatan potensi pertumbuhan awan konvektif dan curah hujan di sebagian wilayah Jawa Barat,” kata Edi, Senin 28 September 2026.
Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah aktifnya gelombang ekuatorial Rossby yang diperkirakan melintasi Jawa Barat.
Kondisi atmosfer semakin mendukung pembentukan awan hujan karena kelembapan udara pada lapisan 850-700 milibar masih tergolong basah, berkisar 40 hingga 95 persen. Labilitas atmosfer juga berada pada kategori ringan hingga kuat. Kombinasi faktor tersebut membuat potensi hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat tetap terbuka, terutama ketika awan konvektif tumbuh secara cepat.
Selain Cianjur, wilayah yang perlu mewaspadai kondisi serupa antara lain Bogor, Sukabumi, Bandung, Bandung Barat, Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Majalengka, Purwakarta, Subang, dan Sumedang.
“Untuk Cianjur sendiri, potensi hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang tercatat dalam prakiraan pada 28, 29, 31 September dan 1 Oktober 2026,” paparnya.
Dia mengimbau, masyarakat tidak mengabaikan perubahan cuaca, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan maupun melakukan perjalanan.
“Masyarakat diminta terus memperbarui informasi melalui aplikasi InfoBMKG dan memperhatikan peringatan cuaca terkini sebagai langkah antisipasi terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, banjir, longsor maupun pohon tumbang,”pungkasnya. (Awr)




















