Jumat, Oktober 30, 2026
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo
  • Login
BesInfo
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideoSubscribe
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
BesInfo
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideoSubscribe
BesInfo
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Hukum

Seperti Kisah ‘Umar Bakri’, Mengajar di Wilayah Terpencil Kabupaten Cianjur

Besinfo oleh Besinfo
in Hukum
0
Share on FacebookShare on TwitterShare On WhatsApp

BESINFO.COM, Cianjur – Sigit Budiananto Kisah Oemar Bakri tenaga pengajar dari pelosok Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur, harus berjalan kaki menempuh sekitar 17 kilometer setiap harinya ke lokasi sekolah.

“Jadi guru jujur berbakti memang makan hati
Oemar Bakri Umar Bakri
Banyak ciptakan menteri
Oemar Bakrie
Bikin otak orang seperti otak Habibie
Tapi mengapa gaji guru Oemar Bakrie
Seperti dikebiri,” Begitulah sedikit penggalan lirik lagu Oemar Bakri yang diciptakan oleh Iwan fals.

RelatedPosts

Ternyata, Ada Tujuh Pegawai SPPG Jatisari Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan

Baznas Cianjur Bakal Telusuri Isu Penyaluran Bantuan Kebakaran Belum Sampai ke Penerima

Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung, Imbau Masyarakat Ambil Pembelajaran

Mengajar di sekolah yang berada di wilayah terpencil bukan hal yang mudah dilakukan oleh seorang guru atau tenaga pengajar.

Namun hal itu, tidak berlaku bagi Sigit Budiananto, seorang guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) di SDN Cigombong, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Cianjur.

Pria berusia 43 tahun itu setiap harinya harus menempuh jarak 17 kilometer dengan menyusuri jalan kabupaten yang kondisinya sangat buruk dan lebih layak disebut ‘sungai kering’ untuk dapat tiba di sekolah tempatnya mengajar.

Sigit yang sejak 2009 lalu bertugas di sekolah dasar itu setiap harinya harus mengajar sebanyak 44 siswa yang terdiri dari siswa kelas 1 hingga kelas VI.

Dengan hanya dibantu satu orang tenaga pengajar lainnya yang berstatus honorer, Sigit tidak pernah lelah dan mengeluh untuk memberikan pendidikan kepada puluhan siswanya.

“Sejak awal kesini 2009 lalu, kawasan ini lebih seperti hutan, karena memang dikelilingi area perkebunan yang berbukit. Halaman sekolah banyak ditumbuhi ilalang. Setiap hari saya menempuh jarak 17 kilometer dari rumah menyusuri jalan berbatu dan penuh kubangan untuk dapat sampai di sekolah,” kata Sigit, sembari tersenyum.

Disebutkan Sigit, semangat dan keinginan para siswa untuk mendapatkan pendidikan yang layak menjadi motivasi dirinya, walaupun harus mengajar di wilayah terpencil di Kabupaten Cianjur.

“Mereka (Siswa) memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Tidak sedikit siswa di sekolah ini yang harus berjalan kaki hingga tujuh kilometer menyusuri bukit untuk sampai di sekolah,” jelasnya.

Awalnya jumlah siswa di sekolah dasar itu cukup banyak. Namun, kata Sigit, seiring berjalan waktu para siswa itu lebih memilih pindah ke sekolah lain yang berada di wilayah Kabupaten Bandung yang memang lebih representatif.

“Dari enam ruang kelas, hanya tiga kelas yang masih layak digunakan untuk belajar mengajar dan sisanya sudah tidak layak. Bahkan satu ruang kelas lainnya sudah ambruk,” ujarnya.

Bahkan sambung Sigit, di sekolah tempatnya mengajar itu terdapat satu tingkatan kelas yang hanya diisi oleh satu orang siswa.

“Yak, hanya ada satu siswa kelas VI yang masih bertahan belajar di sekolah ini. Awalnya, terdapat 8 siswa, tapi mereka pada pindah sekolah ke wilayah Kabupaten Bandung,” ucapnya.

Berada di wilayah terpencil, lanjut Sigit, membuat sekolah dasar itu luput dari perhatian pemerintah daerah setempat.

“Saat sekolah yang lain belajar secara daring selama pandemi Covid-19, kita masih tetap belajar tatap muka karena keterbatasan fasilitas, tidak ada jaringan atau sinyal untuk internet dan handphone. Untuk fasilitas listrik saja baru setahun kemarin terpasang, sebelumnya tidak ada,” katanya.

Sigit berharap, Pemkab Cianjur dapat lebih memperhatikan dan peduli dengan kondisi pendidikan yang ada di wilayah terpencil.

“Banyak fasilitas penunjang pendidikan yang masih kurang, bahkan tidak ada. Semoga lebih dapat mendapat perhatian dan kepedulian dari pemerintah,” pungkasnya.

**eun

Berita Sebelumnya

Polres Cianjur Bagikan Bantuan, Anggota Polisi Gendong Nenek 64 Tahun Jadi Sorotan

Berita Selanjutnya

Menjelang Bulan Ramadan, Kunjungan Wisatawan ke Pantai Selatan Cianjur Melonjak

Terkait Posts

Ternyata, Ada Tujuh Pegawai SPPG Jatisari Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan
Hukum

Ternyata, Ada Tujuh Pegawai SPPG Jatisari Jadi Korban Dugaan Pengeroyokan

14 Oktober 2026
Baznas Cianjur Bakal Telusuri Isu Penyaluran Bantuan Kebakaran Belum Sampai ke Penerima
Hukum

Baznas Cianjur Bakal Telusuri Isu Penyaluran Bantuan Kebakaran Belum Sampai ke Penerima

9 Oktober 2026
Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung, Imbau Masyarakat Ambil Pembelajaran
Hukum

Kapolda Jabar Resmikan Tugu Knalpot Ayam Pelung, Imbau Masyarakat Ambil Pembelajaran

16 September 2026
Polres Cianjur dan Jurnalis Bagi-bagi Masker ke Pengendara, Minimalisir Dampak Abu Vulkanik
Hukum

Polres Cianjur dan Jurnalis Bagi-bagi Masker ke Pengendara, Minimalisir Dampak Abu Vulkanik

6 September 2026
Wabup Cianjur Prihatin, Ada Grup Disinyalir Komunitas LGBTQ di Media Sosial
Hukum

Wabup Cianjur Prihatin, Ada Grup Disinyalir Komunitas LGBTQ di Media Sosial

30 Agustus 2026
Dugaan Pemotongan Dana BPJS Ketenagakerjaan: Oknum Kades Ancam ITE, Korban Lansia Justru Beri Restu Viral   
Hukum

Dugaan Pemotongan Dana BPJS Ketenagakerjaan: Oknum Kades Ancam ITE, Korban Lansia Justru Beri Restu Viral  

21 Agustus 2026
Berita Selanjutnya
Menjelang Bulan Ramadan, Kunjungan Wisatawan ke Pantai Selatan Cianjur Melonjak

Menjelang Bulan Ramadan, Kunjungan Wisatawan ke Pantai Selatan Cianjur Melonjak

Hendak Memancing, Seorang Pria Hanyut di Sungai Cijampang Cianjur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Terbaru
Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

29 Juni 2023
ITDA Cianjur Panggil Kades dan Sekdes Muaracikadu Buntut Dugaan Pemotongan Klaim BPJS

ITDA Cianjur Panggil Kades dan Sekdes Muaracikadu Buntut Dugaan Pemotongan Klaim BPJS

19 Agustus 2026
Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

11 Agustus 2021
Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

8 Januari 2023
Rumah Bakso Cipanas, Gebrakan Menu Murah Berkualitas

Rumah Bakso Cipanas, Gebrakan Menu Murah Berkualitas

0
Wow, Diduga Jalin Hubungan di Luar Nikah, Kades di Karangtengah Dilaporkan ke DPMD Cianjur

Wow, Diduga Jalin Hubungan di Luar Nikah, Kades di Karangtengah Dilaporkan ke DPMD Cianjur

0
Cepot Desak Aparat Usut Dugaan Kasus Korupsi Hibah Sapi yang Libatkan Wakil Rakyat

Cepot Desak Aparat Usut Dugaan Kasus Korupsi Hibah Sapi yang Libatkan Wakil Rakyat

0
Disnakertrans Diduga Mark Up Biaya Jasa Pengamanan dan Kebersihan

Disnakertrans Diduga Mark Up Biaya Jasa Pengamanan dan Kebersihan

0
Rumah Bakso Cipanas, Gebrakan Menu Murah Berkualitas

Rumah Bakso Cipanas, Gebrakan Menu Murah Berkualitas

27 Oktober 2026
Isfan Siap Bantu Urus Administrasi Desa Wisata Gekbrong

Isfan Siap Bantu Urus Administrasi Desa Wisata Gekbrong

27 Oktober 2026
Kepala Bidang Disnaker Cianjur Bantah Dugaan Penitipan Mobil Terkait Kasus Anak

Kepala Bidang Disnaker Cianjur Bantah Dugaan Penitipan Mobil Terkait Kasus Anak

26 Oktober 2026
Dies Natalis ke-2 Psychology Education, Pemkab Cianjur Apresiasi Gerakan Anak Muda dan Buka Program Kerja 2027

Dies Natalis ke-2 Psychology Education, Pemkab Cianjur Apresiasi Gerakan Anak Muda dan Buka Program Kerja 2027

24 Oktober 2026

Berita Populer

  • Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

    Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ITDA Cianjur Panggil Kades dan Sekdes Muaracikadu Buntut Dugaan Pemotongan Klaim BPJS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bejat! Kepala Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang Diduga Potong Uang Bantuan Honor Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
BesInfo

© 2022 Besinfo.com

  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo

© 2022 Besinfo.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In