BESINFO.ID,Cianjur– Sebanyak 31 pengelola media sosial dari Kecamatan Cilaku, Cianjur dan Cugenang mengikuti Workshop Pengelolaan Media Sosial Pemerintah Desa Klaster I Sarana Digital Desa (SADESA) di gedung PWI Cianjur, Kamis 17 September 2026.
Ketua Panitia sekaligus Wakil Ketua PWI Cianjur, Nana Setiawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pembekalan ilmu-ilmu dalam mengolah media sosial.
Menurutnya, pengelolaan kanal digital pemerintah desa tidak boleh lagi bersifat serampangan atau hanya sesaat saat ada acara.
“Tujuannya jelas meningkatkan kapasitas operator agar mengelola media sosial desa secara profesional, informatif dan akuntabel. Setiap unggahan adalah bukti pertanggungjawaban. Setiap informasi yang disampaikan harus dapat dipercaya,” kata Nana.
Ketua APDESI Kabupaten Cianjur Beni Irawan menekankan komunikasi digital merupakan urusan mendesak dalam hal pembangunan di ruang lingkup desa.
“Program pembangunan, pelayanan, hingga kebijakan desa tak boleh hanya diketahui oleh segelintir orang. Harus ada akses yang terbuka, mudah dijangkau, dan dipahami seluruh warga,” tutur Beni.
Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Partai Golkar, H. Irwan, S.Pd. MM., menegaskan, media sosial desa harus menjadi corong informasi yang positif, jujur, dan dapat dipercaya.
“Bukan sekadar menyiarkan kebijakan, melainkan menjawab kebutuhan warga. Di sinilah pemerintah desa dan masyarakat saling bertemu tanpa sekat, tanpa jarak,” pungkasnya. (Awr)


















