BESINFO.ID,Cianjur– Puskesmas Karangtengah mengalami kondisi peningkatan pasien sejak terjadinya penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Kepala Puskesmas Karangtengah Yudiansyah Sutawijaya mengatakan, terjadi peningkatan dua kali lipat pasien yang mayoritas mengeluhkan gangguan pernapasan dan gangguan mata.
“Pasien gangguan pernapasan dan gangguan mata di Puskesmas ini tak lebih dari 10 orang per hari. Saat debu menyelimuti, jumlahnya melonjak menjadi sekitar 20 orang,” kata Yudiansyah, Rabu 16 September 2026.
Keseluruhan pasien dapat tertangani sehingga tidak dirujuk ke Rumah Sakit.
“Tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit, tidak ada yang dirawat inap. Semua pulih dan kini jumlah kunjungan sudah kembali normal,” ujarnya.
Selain menangani pasien, Puskesmas Karangtengah juga melakukan pencegahan penyakit yang diakibatkan abu vulkanik.
“Kami sinergi dengan Polsek Karangtengah membagikan masker di jalan raya dan melakukan penyuluhan lewat kader Posyandu di setiap desa dan sekolah,” pungkasnya. (Awr)


















