BESINFO.ID,Cianjur– Pemerintah Kabupaten Cianjur (Pemkab ) Cianjur membentuk Balad Pemadam Kebakaran (Balakar).
Organisasi tersebut merupakan program jejaring relawan pemadam kebakaran berbasis masyarakat.
Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo menjelaskan, alasan mendasar pembentukan Balakar demi melayani segala bentuk kedaruratan peristiwa kebakaran.
Pasalnya, selama ini Damkar Cianjur hanya memiliki 7 pos yang belum dapat menyeluruh menjangkau 32 kecamatan, 354 desa, dan enam kelurahan.
“Jangkauan ini jelas belum memadai. Balakar hadir untuk mengisi celah tersebut melakukan deteksi dini, sosialisasi pencegahan, dan pelaporan cepat sebelum petugas tiba di lokasi,” kata Djoko, Kamis 22 Oktober 2026.
Program ini dimulai dari Kecamatan Sukaresmi.
“Kecamatan Sukaresmi dipilih sebagai lokasi percontohan dan direncanakan diperluas ke wilayah lain dengan penunjukan koordinator di setiap desa,” paparnya.
Sementara itu Bupati Cianjur, dr. M. Wahyu Ferdian, menegaskan peran Balakar bukan menggantikan petugas, melainkan memperkuat kesadaran masyarakat itu sendiri.
“Mereka akan dibekali pelatihan penanganan awal kebakaran dan respon darurat, juga bertugas mengedukasi warga tentang bahaya kelalaian memasak, puntung rokok sembarangan hingga pembakaran sampah tanpa pengawasan,” pungkasnya. (Awr)




















