BESINFO.ID CIANJUR — Kebutuhan air bersih saat musim kemarau di Kabupaten Cianjur terus meningkat, namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengaku belum memiliki mobil tangki air sendiri. Selama ini, pelayanan ketersediaan air bersih warga sangat bergantung pada pinjaman dari pihak lain.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Samudra Wira Purnama, menyampaikan bahwa sejak Juli hingga 25 September 2026, pihaknya telah menyalurkan 220.000 liter air bersih ke 13 kecamatan, yang bermanfaat bagi 7.528 Kepala Keluarga. Namun angka permohonan terus meningkat sementara sarana pendukung belum memadai.
“Yang menjadi kendala adalah sampai saat ini permohonan air bersih cukup tinggi, tapi kita punya keterbatasan sarana prasarana kendaraan mobil tangki air. Mobil tangki yang kita gunakan saat ini dipinjam dari BPBD Provinsi sebanyak 1 unit. BPBD Kabupaten Cianjur belum memiliki mobil tangki sendiri,” tegas Samudra Senin 19/10/26
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan paling mendesak ada di wilayah utara dan selatan Cianjur, di mana banyak sumur warga mengering saat musim kemarau
Saat ini BPBD Cianjur telah mengajukan permohonan 4 unit mobil tangki air ke BNPB Pusat.
“Kita butuh idealnya 4 unit, 2 unit melayani wilayah utara dan 2 unit wilayah selatan. Pengajuan sudah masuk ke BNPB dan ke aplikasi Loper Logistik dan Peralatan. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian dan segera terealisasi,” harap Samudra.
Sambil menunggu realisasi, penyaluran air bersih tetap berjalan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kita tidak bisa bergerak sendiri. Selama ini kita sangat bergantung pada kerjasama dengan PMI, PDAM, dan Polres Cianjur agar kebutuhan warga yang terdampak kekeringan tetap terlayani,” tutupnya. Awr




















