Jumat, April 17, 2026
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo
  • Login
BesInfo
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideoSubscribe
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
BesInfo
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideoSubscribe
BesInfo
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home Opini

Seratus Hari Menanam Bayangan: Catatan dari Cianjur di Bawah Langit Wahyu

Besinfo oleh Besinfo
in Opini
0
Seratus Hari Menanam Bayangan: Catatan dari Cianjur di Bawah Langit Wahyu
Share on FacebookShare on TwitterShare On WhatsApp

BESINFO.COM, Cianjur – Di Cianjur, waktu bergulir seperti kabut yang turun pelan di ladang singkong: tak terasa, tapi menebal. Seratus hari sudah Wahyu duduk di kursi bupati, kursi yang katanya berat, tapi kini tampak nyaman dikelilingi tepuk tangan, bukan peluh rakyat. Dalam rentang waktu itu, Cianjur berjalan, entah ke mana. Langkahnya pelan, nadanya datar, iramanya lebih mirip dengkuran birokrasi ketimbang denting perubahan.

Di tengah laju yang lambat itu, satu hal paling mencolok dari wajah kota adalah kerlip lampu-lampu kecil yang menggantung di batang pohon kelapa. Kota dihias seperti pelaminan. Pohon kelapa dijadikan tiang gantungan cahaya, lampu hias mungil berkelip seperti mimpi-mimpi yang ingin tampak indah dari kejauhan. Tapi ketika kaki melangkah ke tanah, genangan masih memantulkan percikan, got tetap mampet, dan jalan ke kampung masih menyisakan lumpur setinggi mata kaki. Pembangunan menyala ke atas, padahal yang butuh terang justru tanah yang diinjak warga saban hari. Seolah-olah Cianjur sedang membangun langit, bukan bumi.

RelatedPosts

Mutasi Massal Pejabat Cianjur, Penyegaran Birokrasi atau Sekadar Pergeseran Kursi?

Dukung Terciptanya Presisi, Sahabat Polisi Minta Kapolri Jabatan Strategis Diisi Perwira Berkompeten

Singkatan dan Nama Daerah Unik di Cianjur, Jalan Hancet hingga Gang Sabu

Wajah Bupati Wahyu tersenyum lebar di setiap spanduk, dicetak raksasa di depan kantor dinas, pasar, bahkan pos ronda. Ia tak berbicara, tapi seolah terus berkata, “Lihatlah, aku bekerja.” Namun rakyat tak sedang mencari gambar, mereka mencari arah. Seorang penjual gorengan di Sukanagara menyindir lirih, “Lampu boleh berkedip, Pak, asal jangan mata kami yang terus dikedipin janji.” Di Warungkondang, seorang guru honorer mengeluh bahwa honor bulanannya tertahan lagi. Di Sindangbarang, petani menunggu pupuk seperti menunggu hujan di musim kemarau.

Janji-janji Wahyu, yang semula penuh gairah, reformasi, keterbukaan, percepatan, kini tergantung seperti lampu di batang kelapa: cantik dari jauh, tapi tak menerangi jalan setapak. Musrenbang digelar dengan kamera dan pidato, tapi usulan rakyat kerap gugur di meja tengah. Rapat dilakukan, tapi keputusan datang dari ruang tertutup. Seratus hari ini lebih banyak dihuni kalimat pembuka, bukan aksi pembuktian. Yang terlihat baru panggung, bukan peta arah. Yang terdengar baru gema, bukan gerak nyata.

Pohon kelapa, dulunya ditanam untuk kehidupan. Airnya segar, daunnya teduh, batangnya kokoh. Kini ia jadi gantungan dekorasi, tanpa fungsi, hanya simbol. Seperti kekuasaan yang lupa akar. Sementara itu, di pelosok-pelosok Cianjur, sekolah rusak masih berdiri seperti kandang ayam. Menurut data Dinas Pendidikan, ada lebih dari 150 ruang kelas dasar yang butuh perbaikan mendesak. Anak-anak melewati jalan lumpur ke sekolah, sepatunya digantung di leher agar tidak basah. Tetapi dari pusat kota, Cianjur tampak indah, selama kamera tidak diarahkan ke tanah.

Wahyu belum gagal. Tapi ia juga belum benar-benar mulai. Yang lahir baru ornamen, bukan arah. Yang bersinar baru lampu, bukan kebijakan. Yang dipasang baru citra, bukan sistem kerja. Cianjur tidak butuh cahaya dari pohon kelapa. Cianjur butuh terang dari keputusan yang berpihak dan berpijak di bumi. Dari kebijakan yang berani turun ke kampung, menyusuri jalanan yang rusak, dan mendengar langsung suara yang tidak terdengar di meja-meja birokrasi.

Seratus hari adalah waktu yang cukup untuk menunjukkan ke mana kaki hendak melangkah. Tapi jika yang ditinggalkan hanya bayangan, rakyat hanya bisa menebak: apakah pemimpinnya sedang bergerak, atau hanya berdiri di bawah sorotan lampu? Langit Cianjur masih terbuka. Dan rakyat masih mau menunggu. Asal yang ditunggu bukan lagi gambar, melainkan gerak nyata yang bisa disentuh, dirasakan, dan ditapaki, dari lembah hingga gunung, dari alun-alun hingga sawah. Penulis : Sahira sagara Mahasiswa Unsur.

Tags: besinfocianjurOpiniseratus hari
Berita Sebelumnya

Legislator Gerindra Dukung Kelestarian Hutan di Cianjur

Berita Selanjutnya

Bahas Isu Organisasi, RAPI Gelar Rapim di Cianjur

Terkait Posts

Mutasi Massal Pejabat Cianjur, Penyegaran Birokrasi atau Sekadar Pergeseran Kursi?
Opini

Mutasi Massal Pejabat Cianjur, Penyegaran Birokrasi atau Sekadar Pergeseran Kursi?

10 Januari 2026
Dukung Terciptanya Presisi, Sahabat Polisi Minta Kapolri Jabatan Strategis Diisi Perwira Berkompeten
Opini

Dukung Terciptanya Presisi, Sahabat Polisi Minta Kapolri Jabatan Strategis Diisi Perwira Berkompeten

20 Oktober 2022
Singkatan dan Nama Daerah Unik di Cianjur, Jalan Hancet hingga Gang Sabu
Opini

Singkatan dan Nama Daerah Unik di Cianjur, Jalan Hancet hingga Gang Sabu

16 September 2022
Berita Selanjutnya
Bahas Isu Organisasi, RAPI Gelar Rapim di Cianjur

Bahas Isu Organisasi, RAPI Gelar Rapim di Cianjur

Taman dan Makam di Cianjur Rutin Dirawat

Taman dan Makam di Cianjur Rutin Dirawat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Terbaru
Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

29 Juni 2023
Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

11 Agustus 2021
Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

8 Januari 2023

Bejat! Kepala Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang Diduga Potong Uang Bantuan Honor Guru

7 Januari 2023
BLCI Resmi Hadir di Cianjur, Bupati Wahyu Dorong Peningkatan Literasi Hukum Masyarakat

BLCI Resmi Hadir di Cianjur, Bupati Wahyu Dorong Peningkatan Literasi Hukum Masyarakat

0
Wow, Diduga Jalin Hubungan di Luar Nikah, Kades di Karangtengah Dilaporkan ke DPMD Cianjur

Wow, Diduga Jalin Hubungan di Luar Nikah, Kades di Karangtengah Dilaporkan ke DPMD Cianjur

0
Cepot Desak Aparat Usut Dugaan Kasus Korupsi Hibah Sapi yang Libatkan Wakil Rakyat

Cepot Desak Aparat Usut Dugaan Kasus Korupsi Hibah Sapi yang Libatkan Wakil Rakyat

0
Disnakertrans Diduga Mark Up Biaya Jasa Pengamanan dan Kebersihan

Disnakertrans Diduga Mark Up Biaya Jasa Pengamanan dan Kebersihan

0
BLCI Resmi Hadir di Cianjur, Bupati Wahyu Dorong Peningkatan Literasi Hukum Masyarakat

BLCI Resmi Hadir di Cianjur, Bupati Wahyu Dorong Peningkatan Literasi Hukum Masyarakat

17 April 2026
Polisi Selidiki Kasus Tabrak Lari Advokat di Depan Pengadilan Agama Cianjur

Polisi Selidiki Kasus Tabrak Lari Advokat di Depan Pengadilan Agama Cianjur

17 April 2026
Ketua DPRD Cianjur Antusias Ikut Retret, Digembleng Materi Pembangunan

Ketua DPRD Cianjur Antusias Ikut Retret, Digembleng Materi Pembangunan

16 April 2026
Hindari Menabrak Motor, Mobil MBG Masuk Jurang di Cikalongkulon 

Hindari Menabrak Motor, Mobil MBG Masuk Jurang di Cikalongkulon 

16 April 2026

Berita Populer

  • Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

    Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bejat! Kepala Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang Diduga Potong Uang Bantuan Honor Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kades Sukajaya Resmi Ditahan di Polres Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
BesInfo

© 2022 Besinfo.com

  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo

© 2022 Besinfo.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In