BESINFO.ID, CIANJUR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur resmi melantik Lembaga Kebudayaan yang ditandai dengan gelaran pentas seni monolog dan topeng karya Wawan Sofwan. Acara bertajuk Justice atau Keadilan ini digelar di Aula PWI Cianjur, Jalan Siliwangi, Kecamatan Cianjur, Minggu 5 April 2026 malam.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur, Kepala Dinas Pendidikan Ruhli Solehudin, Kepala Dinas Pariwisata Yudha Azwar, Ketua PWI Kabupaten Cianjur M. Ikhsan, tokoh budayawan kabupaten cianjur Abah Ruskwan, serta seluruh anggota jurnalis.
Pada kesempatan itu Kepala Dinas Pariwisata Yudha Azwar mengapresiasi kehadiran seniman nasional hingga internasional, Wawan Sofwan, dalam acara tersebut. Menurutnya, penampilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Cianjur.
“Hari ini Alhamdulillah kita sudah melaksanakan pagelaran monolog Wawan Sofwan. Ini sangat membanggakan karena beliau merupakan seniman bukan hanya nasional, tapi juga internasional yang akan tampil hingga ke Jerman. Kami dari pemerintah merasa bangga beliau bersedia tampil di Cianjur,” ujar Yudha kepada wartawan Senin 5 April 2025.
Yudha menegaskan, pihaknya sangat mendukung kegiatan seni budaya sebagai upaya pelestarian dan penggerak ekonomi daerah.
“Kami harapkan kedepannya kegiatan seperti ini lebih banyak lagi untuk memajukan kesenian dan mendukung kepariwisataan. Kami sangat perhatian terhadap pelestarian kebudayaan, dan yang terpenting kebudayaan ini bisa menjadi dasar memajukan pariwisata berbasis budaya,” tegasnya.
Sementara itu, Faisal, pendiri Ngawitan yang mewakili tim seni, menjelaskan bahwa pertunjukan dengan tema Justice ini mengangkat kisah tentang kesenjangan sosial.
“Ceritanya mengambil premis bahwa pembunuhan karena perbedaan status sosial memunculkan pertanyaan, apakah itu kriminal asli atau diciptakan oleh sistem? Pembunuhan di sini menjadi simbol kritik sosial agar masyarakat sadar akan pentingnya keadilan, baik bagi kalangan atas maupun bawah,” jelasnya.
Acara ini juga menjadi wadah silaturahmi sekaligus upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan nilai-nilai keadilan melalui seni.
Awr




















