BESINFO.ID,Cianjur– PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP) memastikan proyek panas bumi Geothermal Cipanas aman dan tidak berdampak terhadap lingkungan.
Diketahui, potensi panas bumi di Cipanas mencapai sekitar 125 MW. Area eksplorasi awal mencakup sekitar 11 hektare atau sekitar 0,02 persen dari kawasan konservasi di kaki Gunung Gede Pangrango.
Head of Corporate Communications PT DMGP, Marissa Anugrah menegaskan, pengembangan proyek panas bumi dilakukan dengan pendekatan sains dan kepatuhan regulasi.
“DMGP memastikan seluruh tahapan operasional berjalan dengan mengutamakan aspek keselamatan serta perlindungan ekosistem lokal,” tutur Marissa, Kamis 12 Februari 2026.
DMGP pun kata Marissa, proyek panas bumi telah menempuh perizinan mengacu kepada keputusan Menteri ESDM Nomor 2778 K/30/MEM/2014. Bahkan telah berkoordinasi dengan pemangku kepentingan.
“Seluruh tahapan perizinan telah diselesaikan dan komunikasi dengan pemerintah desa, BPD, serta tokoh masyarakat dilakukan secara bertahap selama tiga tahun terakhir,” kata dia.
Sementara itu, pakar vulkanologi Unpad, Prof. Dr. Ir. Nana Sulaksana, MSP mengatakan, pengambilan uap panas bumi dilakukan dari kedalaman ribuan meter. Dipastikan panas bumi terpisah dari air tanah dangkal warga karena adanya lapisan batuan kedap air.
Energi tersebut nantinya menjadi jenis yang ramah lingkungan.
“Pengembangan panas bumi menjadi bagian dari dukungan terhadap transisi energi nasional menuju energi baru terbarukan yang lebih ramah lingkungan,” pungkasnya. (Awr)




















