BESINFO.ID,Cianjur– Sebuah kandang domba menjadi saksi perjuangan Ayi (64),warga Kampung Citapen, RT 002/RW 004, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung untuk bertahan hidup.
Kandang tersebut tak hanya menjadi tempat bagi delapan domba peliharaanya. Ayi juga terpaksa tidur di kandang lantaran keterbatasan sarana dan prasarana.
Ayi mengaku, sudah tinggal tiga tahun di kandang domba milik orang lain. Anak-anaknya dari tiga istri sudah tumbuh besar dan telah menjalani kehidupan masing-masing.
Selama menempatinya, banyak duka yang dirasa.
“Kedinginan dan banyak nyamuk sudah biasa. Yang penting saya masih bisa tidur dan bertahan hidup,” tutur Ayi, Senin 7 September 2026.
Kondisi Ayi yang nampak memprihatinkan tak jarang mengundang kepedulian masyarakat sekitar.
“Ketua RT, RW dan masyarakat yang selalu peduli, memberikan makanan maupun bahan kayu untuk membangun saung,” ungkapnya.
Ketua RW 04 Kampung Citapen, Gus Diky mengakui, kondisi warganya. Bahkan beberapa kali mengajukan permohonan bantuan pembangunan rumah layak kepada Pemerintah.
Namun hingga kini tak kunjung direalisasikan.
“Sudah mengajukan kepada Pemdes, Pemcam dan Pemkab Cianjur agar bisa mendapatkan rumah yang layak huni Jangan sampai terus-menerus tinggal bersama hewan peliharaannya di kandang domba,” kata Gus. (Awr)




















