BESINFO.ID,Cianjur– Kabupaten Cianjur memberlakukan pembelajaran secara daring atau online, menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin mengatakan, pemberlakuan pembelajaran daring sementara dilaksanakan selama dua hari, 07 dan 08 September 2026.
“Kami mengalihkan seluruh kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam rangka antisipasi dan minimalisasi dampak erupsi Anak Gunung Krakatau,” kata Ruhli, Senin 7 September 2026.
Ruhli mengimbau, seluruh peserta didik dan pendidik membatasi aktivitas luar ruangan dengan tetap berada di rumah.
“Kami mengimbau siswa dan tenaga pendidik meminimalisir aktivitas di luar ruangan selama masa tanggap darurat,” ujarnya.
Apabila dalam kondisi mendesak harus keluar rumah, maka diimbau menggunakan masker.
“Warga sekolah diwajibkan menggunakan masker untuk melindungi diri dari paparan abu vulkanik,” paparnya.
Ruhli menambahkan, selama pemberlakuan pembelajaran daring kepala sekolah wajib memantau kesehatan tenaga pendidik dan siswa.
“Kepala satuan pendidikan wajib melakukan pemantauan kondisi kesehatan berkala terhadap guru dan siswa,” pungkasnya. (Awr)




















