CIANJUR.Besinfo.com– Intensitas hujan tinggi di Kabupaten Cianjur membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur memberikan beberapa imbauan kewaspadaan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmana Wijaya mengatakan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Cianjur masih berpotensi dilanda hujan deras,meskipun telah memasuki musim kemarau.
“Sekarang sebenarnya sudah mulai masuk musim kemarau, tapi hujan masih sering turun dalam beberapa hari terakhir,” kata Asep, Selasa 8 Juli 2025.
BPBD mencatat sejumlah kejadian bencana di berbagai wilayah, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang terjadi dalam sepekan terakhir.
“Dua hari lalu, sebanyak 11 kepala keluarga terdampak banjir di Desa Ciloto Cipanas, akibat curah hujan tinggi. Sementara kejadian lain berupa pohon tumbang dan longsoran kecil di beberapa titik,” ujarnya.
Dia mengimbau, warga yang tinggal di wilayah rawan terjadi bencana untuk lebih meningkatkan kewaspadaan.
“Yang di lereng-lereng atau daerah langganan banjir harus ekstra hati-hati dan pengguna jalan juga hati-hati saat berkendara, perlu waspada terhadap potensi pohon tumbang dan longsor,” pungkasnya. (Redaksi)




















