BESINFO.ID,Cianjur– Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur mencatatkan realisasi investasi baru mencapai Rp1,33 Triliun pada semester pertama di 2026.
Angka tersebut secara persentase mencapai 50 persen lebih dari target yang telah ditentukan sebesar Rp 3,78 triliun.
Jika tercapai, dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Superi Faisal mengatakan, capaian tersebut akan terus digenjot pada semester 2 atau enam bulan ke depan.
“Selam enam bulan ke depan, daerah ini harus menggaet dana masuk sebesar Rp 2,45 triliun hampir dua kali lipat capaian semester pertama agar target tercapai,” kata Superi, Kamis 17 September 2026.
Investasi masih sangat bergantung pada satu sektor utama ialah industri.
“Industri pengolahan menyumbang Rp1,08 triliun atau lebih dari 80 persen total realisasi, jasa keuangan dan asuransi Rp60,2 Miliar, pertambangan Rp54,9 Miliar, pertanian Rp44,7 Miliar dan properti Rp32,63 Miliar,” pungkasnya. (Awr)


















