BESINFO.ID,Cianjur-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Cianjur memastikan belum berencana membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2027.
Pasalnya, jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dinilai masih mencukupi. Selain itu alokasi belanja pegawai daerah yang saat ini masih berada di atas batas maksimal yang ditetapkan pemerintah.
Kepala BKPSDM Kabupaten Cianjur, Akos Koswara, menjelaskan, kebutuhan formasi baru masih dalam tahap kajian mendalam bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD). Salah satu alasan utama penundaan tingginya porsi belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Salah satu alasan belum membuka rekrutmen CPNS karena anggaran belanja pegawai di Kabupaten Cianjur masih melebihi batas maksimal 30 persen,” kata Akos, Senin 10 Agustus 2026.
Akos menambahkan, penundaan CPNS juga melihat jumlah ASN di Cianjur yang dirasa cukup besar.
“Jumlah keseluruhan tenaga kepegawaian di lingkungan Pemkab Cianjur masih tergolong besar, terdiri atas 6.693 PNS, 8.039 PPPK, serta 6.994 PPPK paruh waktu,” ujarnya.
Bupati Cianjur, dr. Muhamad Wahyu Ferdian menegaskan, pelayanan publik masih dapat berjalan optimal dengan komposisi pegawai yang ada saat ini.
“Kalau alokasi anggarannya sudah maksimal tentu kami tidak akan melakukan rekrutmen. Tetapi kalau masih ada ruang anggaran, nanti akan kami lihat sektor mana yang membutuhkan,” pungkasnya. (Awr)




















