BESINFO.ID, Cianjur– Sebanyak 172 peristiwa bencana dalam kurun 8 bulan atau selama periode Januari-Agustus tercatat terjadi di Kabupaten Cianjur.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Cianjur, Wangwang Kuswaya mengatakan, dari jumlah total bencana selama 8 bulan, tanah longsor menjadi yang terbanyak. Selanjutnya bencana terbanyak yaitu cuaca ekstrem.
“Bencana terbanyak tanah longsor 93 kejadian, cuaca ekstrem 34 kejadian, dan banjir 34 kejadian,” kata Wangwang, Minggu, 12 Oktober 2025.
Jumlah terdampak dari total bencana sebanyak 12.997 jiwa dari 3.817 kepala keluarga. Dampak dari bencana juga menyebabkan sebanyak 191 jiwa harus mengungsi.
Bencana juga menyebabkan total kerusakan rumah dan bangunan sebanyak 3.243 unit.
“Terbanyak rusak ringan sebanyak 427 unit. Sisanya sedang dan berat,” ungkapnya.
Wangwang mengimbau masyarakat senantiasa waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada. Terlebih saat hujan dIsertai angin kencang,” pungkasnya. (Redaksi)




















