BESINFO.ID,Cianjur– Partai PAN seolah menghindar atas polemik dugaan reses fiktif yang menyeret nama anggota DPRD Kabupaten Cianjur berinisial HP.
Setelah Badan Kehormatan (BK) DPRD memutus perkara itu tidak terbukti, yang muncul bukan kejelasan, melainkan sikap menghindar dari pihak yang bersangkutan saat mendapat kesempatan terbuka untuk menjelaskan di hadapan publik.
Aksi menghindar itu terjadi usai acara pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PAN Kabupaten Cianjur di kawasan Rindu Alam, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Kejadian itu bermula saat wartawan berhasil mendekati HP, dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Sebelum sempat bertanya lebih lanjut, seseorang berinisial RZ yang diduga tenaga pendamping segera menarik dan menggiring HP masuk ke dalam mobil pribadi untuk pergi dari lokasi.
Ketua DPD PAN Kabupaten Cianjur, Hendi Mulyana menegaskan, persoalan HP sudah selesai di ranah internal DPRD.
Kegiatan tersebut bukanlah reses resmi, melainkan persiapan. Adapun foto yang beredar juga tidak masuk dalam laporan pertanggungjawaban.
“Berdasarkan keputusan BK DPRD, tidak ditemukan pelanggaran, sehingga tidak relevan untuk diperdebatkan lagi,” paparnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PAN Eddy Soeparno menyebut, dugaan reses fiktif HP hanya berkaitan dengan DPRD Cianjur.
“Itu urusan Ketua DPRD saja” singkatnya. (Awr)




















