BESINFO.ID,Cianjur– Camat Cibeber Adrian Athoilah meninjau satu dari lima titik lokasi bencana, diantaranya wilayah terdampak tanah longsor.
Adrian mengatakan, titik terdampak berat berada di Kampung Cihurip, Desa Karangnunggal lantaran terputusnya akses transportasi disebabkan material longsoran menutup badan jalan sepanjang 35 meter.
“Jalan tersebut tidak bisa dilewati roda dua maupun roda empat, warga hanya bisa berjalan kaki,” kata Adrian
Pemerintah daerah pun telah mengerahkan satu unit alat berat dari Dinas PUTR Cianjur dan diharapkan dapat mempercepat penanganan.
“Dengan alat berat ini, kami targetkan satu hingga dua hari ke depan jalan sudah bisa dilalui kembali,” ujarnya.
Adrian menyebut, penyebab longsor terjadi lantaran kondisi tanah di wilayah Cibeber labil dan tidak siap menahan curah hujan tinggi.
“Jenis tanahnya labil dan kurangnya pohon untuk menahan air. Jadi saat hujan tinggi, tanah langsung bergerak dan menutup badan jalan,” paparnya.
Dia memastikan, bencana hidrometeorologi di wilayah Cibeber tidak menimbulkan korban jiwa dan bangunan.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun rumah warga yang tertimbun namun kerugian masih di rinci,” pungkasnya. (Awr)



















