BESINFO.ID,Cianjur– Perum Bulog Cianjur menyiapkan beberapa langkah mengantisipasi dampak musim kemarau panjang terhadap hasil pertanian akibat fenomena El Nino.
Kepala Perum Bulog Cabang Cianjur, Muhammad Azwar Fuad mengatakan, telah menyusun tiga langkah utama untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus menstabilkan harga beras di wilayah Cianjur dan Sukabumi.
“Meliputi penguatan cadangan pangan, optimalisasi penyaluran beras stabilisasi pasokan, serta percepatan penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Muhammad Azwar.
Dia menyebut, hingga awal Juli 2026 realisasi penyerapan gabah sudah mencapai 130 persen dari target yang ditetapkan.
“Kami terus melanjutkan pembelian meski target terpenuhi agar cadangan semakin kokoh menghadapi risiko penurunan produksi saat kemarau nanti,” ujarnya.
Saat ini stok beras yang tersimpan di sejumlah gudang Bulog di wilayah Cianjur dan Sukabumi tercatat lebih dari 30.000 ton. Secara jumlah cukup untuk sekitar empat bulan ke depan.
“Jika nanti terjadi kekeringan menyebabkan masa panen tertunda atau hasil panen berkurang, kami sudah memiliki cadangan yang siap didistribusikan,” pungkasnya. (Awr)




















