BESINFO.ID, CIANJUR – Menyemarakkan perayaan Idul Adha, jajaran Polres Cianjur menggelar kegiatan berbagi rezeki dengan menggelar kegiatan makan bersama, kegiatan ini sekaligus menjalin kedekatan dengan unsur masyarakat, mulai dari pengemudi ojek online, komunitas PMOC, hingga pengemudi derek di wilayah Kabupaten Cianjur. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen bagi Direktorat Lalu Lintas untuk menyerap aspirasi dan memberikan edukasi tertib berlalu lintas.
Kegiatan yang berlangsung di bundaran Tugu Gentur tersebut di hadiri langsung oleh Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H, dan seluruh jajaran Polres Cianjur serta ratusan pengemudi ojek online
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi, S.H melalui
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur AKP Aang Andi Suhandi, S.A.P. menyampaikan, kegiatan ini dilaksanakan untuk berbagi rejeki yang dipimpin langsung Kapolres Cianjur.
“Kami gunakan momen ini untuk berdiskusi, bersilaturahmi, dan saling bertukar pikiran dengan teman-teman di lapangan maupun masyarakat yang ada di sekitar sini. Kami mendengarkan keluhan, kami berikan pemahaman terkait tata tertib di jalan raya. Alhamdulillah berjalan lancar,” ujar Kepala Satuan Lalulintas AKP AANG Kepada wartawan Jumat 29 Mei 2026
Ia menegaskan, program Polantas Menyapa bukanlah kegiatan sesekali, melainkan agenda rutin yang dilakukan setiap ada kesempatan, baik saat bertemu komunitas, awak media, maupun warga umum. Tujuannya adalah mendekatkan institusi kepolisian guna mewujudkan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan yang lebih baik.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya untuk menindak, tapi juga mendengar dan mengedukasi. Kegiatan seperti ini kami lakukan setiap hari, tidak terbatas pada kelompok tertentu saja,” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Meski undangan dikirimkan untuk masing-masing 50 orang dari unsur ojek Kamtibmas dan komunitas PMOC, jumlah peserta yang hadir jauh melampaui kuota yang ditetapkan. Sementara itu, perwakilan kru derek atau towing juga turut hadir mewakili rekan-rekannya.
Dalam dialog tersebut, aspirasi utama yang disampaikan perwakilan masyarakat, antara lain Erlan dari PMOC dan Deni dari unsur ojek online, adalah keluhan terkait maraknya penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis atau yang kerap disebut knalpot brong. Suara bising dari kendaraan tersebut dinilai sangat mengganggu ketenangan dan ketertiban umum di Cianjur.
“Masyarakat menyampaikan harapan agar pihak kepolisian terus konsisten dan berkelanjutan melakukan penindakan terhadap kendaraan dengan knalpot brong. Ini memang keluhan yang paling banyak kami terima dan akan menjadi perhatian utama kami,” tegasnya.
Menanggapi hal itu, pihak Satuan Lalu Lintas berkomitmen untuk menindaklanjuti masukan tersebut dengan memperketat pengawasan dan penegakan hukum di lapangan demi kenyamanan dan keamanan bersama di jalan raya. Awr




















