BESINFO.ID,Cianjur– Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur mencatatkan berbagai capaian pada program Keluarga Berencana (KB) di tahun 2025.
Program pemerintah itu diketahui bertujuan mengatur jumlah dan jarak kelahiran anak guna membentuk keluarga berkualitas, sehat, dan sejahtera.
Jabatan Fungsional Penata Kependudukan KB DPPKBP3A Kabupaten Cianjur, Ida Farida mengatakan, Pasangan Usia Subur (PUS) yang mengakses layanan KB mencapai 385.898 pasangan.
Kecamatan Cianjur Kota menempati urutan nomor satu paling banyak warganya mengakses layanan KB.
“Paling banyak PUS yang mengakses KB Cianjur Kota sebanyak 23.330, paling sedikit Leles 5.040,” kata Ida, Minggu 8 Februari 2026.
Adapun jenis KB yang terbanyak digunakan PUS berupa KB suntik dan paling sedikit jenis vasektomi.
“KB Suntik 146.416, pil 66.893, kondom 1.828, implan 21.382, IUD 10.614, vasektomi 189 dan tubektomi 2.783,” ujarnya.
Ida mengungkapkan, capaian program KB dengan persentase mencapai 64,55 persen berkat kesadaran masyarakat Kabupaten Cianjur akan manfaat yang diperoleh.
“Alasan masyarakat ikut program KB karena ingin anak-anaknya bisa sekolah tinggi dan hidup sejahtera, jarak anak yang lebih jauh membuat lebih siap secara finansial dan lainnya,” pungkasnya. (Redaksi)




















