CIANJUR.Besinfo.com– Bulog Cianjur menyatakan, tidak memiliki kapasitas berbicara banyak soal beras yang berpotensi berbahan plastik.
Sebab, praktek penjualan beras plastik biasanya dilakukan oleh para pedagang yang berjualan di tempat-tempat tertentu.
Kepala Bulog Kabupaten Cianjur Yanto Nurdianto mengatakan, pihaknya tidak mengetahui beras plastik dan menjamin tidak ada di Bulog Cianjur.
“Bulog hanya menyalurkan beras SPHP dalam bentuk kemasan 5 kg, untuk mengurangi dampak resiko harga di pengecer,” kata dia, Jum’at 25 Juli 2025.
Kepala Dinas koperasi UMKM perdagangan dan perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur Dedi Supriadi praktik penjualan beras oplosan sangat merugikan.
“Tidak hanya merugikan konsumen tetapi juga menimbulkan gejolak harga di pasar,” kata dia. (Awr)




















