BESINFO.ID CIANJUR – Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, TB Mulyana Syahrudin, hadiri ( Pendidikan Politik) Dikpol DPD Partai Golkar di Aula Desa Sukamanah, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis (5/11/2026).
Pada kesempatan itu TB Mulyana Syahrudin, mengatakan kegiatan pendidikan politik kali ini melibatkan 20 persen kader Golkar dan 80 persen masyarakat umum dari Kecamatan Cugenang.
Menurutnya, komposisi peserta tersebut merupakan bentuk komitmen Golkar untuk membangun kedekatan dengan masyarakat serta mendorong keterlibatan publik dalam kehidupan demokrasi.
“Sinergi antara kader dan masyarakat menjadi titik penting untuk keberhasilan program-program pemerintah di daerah. Jika pemahaman dan tatanan bermasyarakat berjalan baik, saya optimistis Cianjur bisa melakukan lompatan pembangunan,” ujar TB Mulyana kepada Wartawan
Selain itu TB menegaskan, politik tidak semata-mata berbicara tentang pemilu atau perebutan kekuasaan. Politik juga hadir dalam kehidupan sehari-hari melalui berbagai kebijakan dan regulasi yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
“Politik itu tidak hanya melalui pemilu. Peraturan daerah, peraturan desa, hingga kebijakan tentang ketertiban masyarakat, ketenagakerjaan dan kesehatan merupakan produk politik yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat,” tegasnya.
TB juga menyoroti pentingnya pengawalan terhadap program pemerintah, terutama sektor pendidikan, infrastruktur, kesehatan, dan ketenagakerjaan. Menurutnya, berbagai persoalan seperti angka putus sekolah, kerusakan bangunan pendidikan, kekurangan tenaga guru hingga keluhan pelayanan kesehatan harus menjadi perhatian bersama.
“Keluhan masyarakat merupakan masukan yang sangat berharga bagi kami. Semua itu menjadi catatan dan bahan kajian internal, termasuk melibatkan anggota Fraksi Golkar di DPRD yang menangani bidang kesehatan di Komisi D,” ungkapnya.
Lebih jauh, TB menyampaikan bahwa Golkar memiliki tanggung jawab untuk terus berkontribusi kepada masyarakat sekaligus meningkatkan perolehan suara pada kontestasi politik mendatang.
“Secara umum, kewajiban kami adalah terus berbuat untuk masyarakat dan menambah perolehan suara. Syukur-syukur peningkatan suara tersebut bisa dikonversi menjadi tambahan kursi,” Tutupnya (Awr)


















