BESINFO.ID,Cianjur– Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Cianjur, Ai Juariah (43) akhirnya tiba dan disambut di Pendopo, Senin 13 Juli 2026.
Dia diketahui merupakan PMI yang sempat viral terjebak 17 bulan di Negara Libya ditengah konflik bersenjata.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, Ai merupakan warga Cianjur yang berangkat ke Libya menggunakan jalur unprosedural.
Dalam memulangkannya, Pemkab dan Polres Cianjur berkoordinasi dengan lembaga-lembaga terkait.
“Proses ini membutuhkan langkah khusus dan koordinasi ketat, mengingat kondisi Libya yang penuh ketidakpastian,” kata Wahyu.
Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi memastikan, melakukan upaya hukum terhadap terduga pelaku yang disebut oknum sponsor.
“Kami sudah mengantongi data pihak yang memberangkatkan Bu Ai secara ilegal dan proses hukum akan segera kami lanjutkan,” tegasnya.
Kepala BP3MI Jawa Barat Kombes Pol Singgih Hermawan mengatakan, kasus Ai menjadi momentum pihaknya menggencarkan sosialiasi hingga tingkat bawah agar tidak terjebak menjadi PMI ilegal.
“Digencarkan sosialisasi hingga ke tingkat desa, menjelaskan resiko keberangkatan ilegal serta kemudahan yang didapat jika berangkat lewat jalur resmi,” pungkasnya. (Awr)




















