CIANJUR, Besinfo.id – Menyambut Hari Anak Nasional, komunitas Psychology Education akan menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk VolunTrip Pesisir Selatan di Kampung Nelayan Merah Putih, Desa Wanasari, Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan, Sabtu (25/7/2026). Mengusung tema “Berlayar dalam Kepedulian, Berlabuh dalam Kebermanfaatan”, kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi kalangan muda terhadap wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan pendidikan, kesehatan, dan edukasi.
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dan pelajar dari berbagai perguruan tinggi serta sekolah di Kabupaten Cianjur yang bersatu dalam niat yang sama: menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. Sejumlah rangkaian kegiatan telah disiapkan, mulai dari edukasi pencegahan pernikahan dini, skrining kesehatan gratis, perayaan Hari Anak Nasional melalui program kebahagiaan anak (Kids Happiness Programs), aksi peduli lingkungan, dukungan fasilitas pendidikan, hingga pemetaan dan promosi potensi wisata lokal setempat.
Pendiri Psychology Education, Muhammad Dhafa, menjelaskan bahwa inisiatif ini lahir dari kesadaran mendalam para pegiatnya yang berasal dari latar belakang ilmu psikologi. Menurutnya, kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat tidak boleh hanya menjadi pembahasan di ruang tertutup, melainkan harus hadir di tengah kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang jauh dari jangkauan layanan.
“Psychology Education lahir dari kepedulian kami sebagai mahasiswa psikologi terhadap pentingnya kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat. Kami percaya ilmu pengetahuan harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses. Melalui VolunTrip ini, kami ingin membangun ruang belajar, ruang berbagi, dan ruang harapan agar masyarakat dapat tumbuh bersama menuju kehidupan yang lebih sehat, berdaya, dan sejahtera,” ujar Dhafa kepada wartawan Rabu 22/07/2026.
Sejak didirikan, komunitas ini bertekad menjadi wadah edukasi, pengabdian, dan kampanye kesehatan mental yang inklusif. Prinsip yang dipegang adalah setiap orang berhak mendapatkan akses pemahaman psikologis, layanan kesehatan, serta lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan pemulihan diri secara utuh.
Dhafa menambahkan, keberhasilan persiapan kegiatan ini tidak lepas dari sinergi lintas pihak.
“Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam membangun masyarakat. Oleh karena itu, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi, organisasi, komunitas, mitra media, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung, baik berupa tenaga, pemikiran, fasilitas, maupun bantuan lainnya,” ungkapnya.
Lebih jauh, ia berharap kehadiran mereka di sana tidak hanya menjadi momen seremonial semata, melainkan membuka jalan bagi kerja sama jangka panjang.
“Kami berharap VolunTrip Pesisir Selatan tidak berhenti di sini, melainkan menjadi awal kolaborasi berkelanjutan dalam menghadirkan pelayanan dan edukasi. Semoga setiap langkah kecil ini memberi manfaat besar bagi anak-anak, keluarga, dan masyarakat, serta menginspirasi lebih banyak anak muda untuk terus mengabdi,” harapnya.
Ia menutup dengan mengingat kembali semangat yang diusung: “Berlayar dalam Kepedulian, Berlabuh dalam Kebermanfaatan. Karena pengabdian bukan sekadar hadir, melainkan meninggalkan jejak manfaat yang terus bertumbuh.” Awr




















