Kamis, Mei 14, 2026
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo
  • Login
BesInfo
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideoSubscribe
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
BesInfo
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideoSubscribe
BesInfo
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Home News

BGN Ungkap Temuan Mencemaskan, Menu MBG di Cianjur Tercemar Nitrit 169 Kali Lipat di Atas Batas Aman

Besinfo oleh Besinfo
in News
0
BGN Ungkap Temuan Mencemaskan, Menu MBG di Cianjur Tercemar Nitrit 169 Kali Lipat di Atas Batas Aman
Share on FacebookShare on TwitterShare On WhatsApp

RelatedPosts

Bupati Cianjur Pilih Absen di Audensi Geothermal, Prabu Kecewa Berat

Video Viral Mobil Dikejar-kejar di Kelompok Bermotor di Cipanas Berkaitan Dengan Utang

Perumdam Cianjur Memastikan Tidak Terjadi Kerusakan Pipa Akibat Bencana

BESINFO.ID. CIANJUR – Badan Gizi Nasional (BGN) merilis hasil lengkap investigasi insiden keamanan pangan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cianjur pada 16 April 2026 lalu. Hasil penyelidikan tim independen menemukan fakta mengkhawatirkan, yakni salah satu menu makanan yang disajikan mengandung zat kimia nitrit dengan kadar mencapai 169 kali lipat di atas ambang batas keamanan internasional.

Dalam laporan yang disampaikan di Cianjur, Selasa (12/5/2026), Ketua Tim Investigasi Independen BGN, Arie Karimah Muhammad, menjelaskan bahwa temuan tersebut berasal dari pengujian sampel menu tumis pakcoy yang disajikan di Satuan Pelayanan dan Pengelolaan Gizi (SPPG) Leles 2, Desa Sukasirna.

Hasil uji laboratorium menunjukkan kadar nitrit dalam menu tersebut mencapai 11,85 mg per kilogram. Angka itu jauh melampaui batas aman yang ditetapkan Joint FAO/WHO Expert Committee on Food Additives (JECFA), yakni maksimal 0,07 mg per kilogram berat badan per hari.

“Jika merujuk pada batas aman JECFA, maka kadar nitrit yang ditemukan di tumis pakcoy SPPG Leles 2 mencapai 169 kali lipat di atas batas yang diperbolehkan. Ini merupakan temuan yang sangat serius dan menjadi perhatian utama kami karena berpotensi berdampak luas terhadap keamanan pangan penerima manfaat program,” ujar Arie.

Nitrit merupakan senyawa kimia yang dalam batas tertentu kerap digunakan sebagai bahan pengawet makanan. Namun, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan risiko kesehatan serius. Zat tersebut diketahui dapat bereaksi dengan senyawa lain di dalam tubuh dan membentuk senyawa karsinogenik. Selain itu, nitrit juga berisiko mengganggu fungsi pengangkutan oksigen dalam darah, terutama pada anak-anak yang menjadi sasaran utama Program MBG.

Meski demikian, tim investigasi memastikan mayoritas sampel makanan lain yang diambil dari lokasi kejadian maupun wilayah sekitar dinyatakan aman. Berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat, sampel-sampel tersebut tidak ditemukan terkontaminasi bakteri berbahaya.

“Kami juga menguji kandungan mikroba seperti Salmonella, Escherichia coli (E. coli), hingga Bacillus cereus. Hasilnya, sebagian besar sampel tidak ditemukan terkontaminasi bakteri tersebut. Artinya, masalah utama yang kami temukan secara spesifik di lokasi kejadian adalah kandungan zat kimia nitrit, bukan pencemaran bakteri atau pembusukan makanan,” jelas Arie.

Temuan ini menjadi sorotan penting karena menunjukkan bahwa risiko keamanan pangan dalam program tidak hanya berasal dari proses pengolahan yang kurang higienis, tetapi juga berpotensi bersumber dari bahan baku pangan yang digunakan.

BGN pun akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian untuk menelusuri asal-usul bahan pangan yang diduga tercemar tersebut. Penelusuran difokuskan pada kemungkinan penggunaan pupuk tertentu, metode penanaman, proses penyimpanan, hingga penanganan pascapanen yang tidak sesuai standar.

“Kami tidak bisa berhenti hanya pada temuan angka kadarnya saja. Harus ada penelusuran hingga ke hulu. Kami sudah meminta evaluasi mendalam bersama Kementerian Pertanian untuk mengungkap akar masalahnya agar kejadian serupa tidak terulang di lokasi lain. Keamanan dan kesehatan penerima manfaat adalah prioritas utama,” tambahnya.

Hasil investigasi ini menjadi catatan penting dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang digagas sebagai upaya peningkatan gizi masyarakat. Insiden di Cianjur menjadi pengingat bahwa jaminan keamanan pangan harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program, mulai dari pengadaan bahan baku hingga penyajian makanan kepada penerima manfaat. 9war)

Berita Sebelumnya

Dinkes Cianjur : Posyandu Garda Terdepan Pelayanan Masyarakat

Berita Selanjutnya

Imigrasi Awasi Praktik Perkawinan Beda Negara, Cianjur Prioritas Pengawasan

Terkait Posts

Bupati Cianjur Pilih Absen di Audensi Geothermal, Prabu Kecewa Berat
News

Bupati Cianjur Pilih Absen di Audensi Geothermal, Prabu Kecewa Berat

13 Mei 2026
Video Viral Mobil Dikejar-kejar di Kelompok Bermotor di Cipanas Berkaitan Dengan Utang
News

Video Viral Mobil Dikejar-kejar di Kelompok Bermotor di Cipanas Berkaitan Dengan Utang

13 Mei 2026
Perumdam Cianjur Memastikan Tidak Terjadi Kerusakan Pipa Akibat Bencana
News

Perumdam Cianjur Memastikan Tidak Terjadi Kerusakan Pipa Akibat Bencana

13 Mei 2026
Bapenda Cianjur Selesaikan Pendistribusian SPPT di 16 Kecamatan
News

Bapenda Cianjur Targetkan Kenaikan Pendapatan Pajak Daerah

13 Mei 2026
Bapenda Cianjur Selesaikan Pendistribusian SPPT di 16 Kecamatan
News

Bapenda Cianjur Selesaikan Pendistribusian SPPT di 16 Kecamatan

13 Mei 2026
Imigrasi Awasi Praktik Perkawinan Beda Negara, Cianjur Prioritas Pengawasan
News

Imigrasi Awasi Praktik Perkawinan Beda Negara, Cianjur Prioritas Pengawasan

12 Mei 2026
Berita Selanjutnya
Imigrasi Awasi Praktik Perkawinan Beda Negara, Cianjur Prioritas Pengawasan

Imigrasi Awasi Praktik Perkawinan Beda Negara, Cianjur Prioritas Pengawasan

Bapenda Cianjur Selesaikan Pendistribusian SPPT di 16 Kecamatan

Bapenda Cianjur Selesaikan Pendistribusian SPPT di 16 Kecamatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Terbaru
Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

29 Juni 2023
Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

11 Agustus 2021
Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

8 Januari 2023

Bejat! Kepala Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang Diduga Potong Uang Bantuan Honor Guru

7 Januari 2023
Bupati Cianjur Pilih Absen di Audensi Geothermal, Prabu Kecewa Berat

Bupati Cianjur Pilih Absen di Audensi Geothermal, Prabu Kecewa Berat

0
Wow, Diduga Jalin Hubungan di Luar Nikah, Kades di Karangtengah Dilaporkan ke DPMD Cianjur

Wow, Diduga Jalin Hubungan di Luar Nikah, Kades di Karangtengah Dilaporkan ke DPMD Cianjur

0
Cepot Desak Aparat Usut Dugaan Kasus Korupsi Hibah Sapi yang Libatkan Wakil Rakyat

Cepot Desak Aparat Usut Dugaan Kasus Korupsi Hibah Sapi yang Libatkan Wakil Rakyat

0
Disnakertrans Diduga Mark Up Biaya Jasa Pengamanan dan Kebersihan

Disnakertrans Diduga Mark Up Biaya Jasa Pengamanan dan Kebersihan

0
Bupati Cianjur Pilih Absen di Audensi Geothermal, Prabu Kecewa Berat

Bupati Cianjur Pilih Absen di Audensi Geothermal, Prabu Kecewa Berat

13 Mei 2026
Video Viral Mobil Dikejar-kejar di Kelompok Bermotor di Cipanas Berkaitan Dengan Utang

Video Viral Mobil Dikejar-kejar di Kelompok Bermotor di Cipanas Berkaitan Dengan Utang

13 Mei 2026
Perumdam Cianjur Memastikan Tidak Terjadi Kerusakan Pipa Akibat Bencana

Perumdam Cianjur Memastikan Tidak Terjadi Kerusakan Pipa Akibat Bencana

13 Mei 2026
Bapenda Cianjur Selesaikan Pendistribusian SPPT di 16 Kecamatan

Bapenda Cianjur Targetkan Kenaikan Pendapatan Pajak Daerah

13 Mei 2026

Berita Populer

  • Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

    Konsumsi Sabu-sabu, Anak Pasutri Camat Cidaun dan Caleg Dapil 6 Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemdes Mayak Diduga Berjamaah Menyalahgunakan Dades TA 2019

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mahasiswa Cianjur Kecam dan Akan Laporkan Dugaan Pemotongan BPMU Oleh Ketua Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bejat! Kepala Yayasan Al-Mutmainnah Sindangbarang Diduga Potong Uang Bantuan Honor Guru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kades Sukajaya Resmi Ditahan di Polres Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
BesInfo

© 2022 Besinfo.com

  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • News
  • Trending
  • Info Cisel
  • Hukum
  • Sosial
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Wisata
  • Otomotif
  • Politik
  • Entertainment
  • Opini
  • BesVideo

© 2022 Besinfo.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In