BESINFO.COM, Cianjur- Pasangan Usia Subur (PUS) di Cianjur yang aktif menjadi peserta Keluarga Bencana (KB) terhitung tinggi.
Masyarakat yang masuk dalam PUS pasangan suami istri berumur antara 15 sampai dengan 49.
Program KB merupakan perencanaan jumlah keluarga dengan pembatasan yang bisa dilakukan dengan penggunaan alat-alat kontrasepsi atau pengaturan kelahiran seperti kondom, spiral, IUD, dan sebagainya.
Jabatan Fungsional Penata Kependudukan KB Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cianjur Ida Farida mengatakan, angka PUS saat ini tercatat tinggi.
“Jadi angka peserta KB ada 266.854 sampai Bulan Mei 2023, kemudian angka PUS ada 411.645 atau sekitar 65%,” kata Ida, Rabu, (10/05/2023).
Selain itu jumlah keikutsertaan KB terbanyak ada di Kecamatan Karangtengah dan terkecil di Kecamatan Cikadu.
“Paling banyak ada di Karangtengah 15.394 dan Cibeber 14.340 dan terkecil ada di Cikadu 3.668 karena faktor jumlah penduduknya,” ujarnya.
Dengan banyaknya keikutsertaan PUS, diharapkan mampu menekan angka stunting di Kabupaten Cianjur.
Kemudian, hal tersebut mampu menaikan IPM di Kota Tatar Santri agar terwujudnya kesejahteraan masyarakat. (Slim)




















