CIANJUR.Besinfo.com– Menjelang Idul Fitri 2025 atau H-2 lebaran, harga kebutuhan pokok di Kabupaten Cianjur mengalami kenaikan.
Pantauan wartawan Besinfo.com di Pasar Muka Ramayana dan Pasar Induk Cianjur komoditas daging dan sayuran terutama jenis cabai mengalami kenaikan harga paling tinggi diantara bahan pokok lainnya.
Terpantau harga daging sapi segar dihargakan Rp140 ribu hingga Rp150 ribu/Kg dan daging sapi beku dijual seharga Rp130 ribu per kilogram.
Kemudian daging ayam segar dijual Rp39 ribu/Kg, sedangkan daging ayam beku berkisar Rp30 ribu hingga Rp35 ribu/Kg.
Aji (60) pedagang daging di Pasar Induk Cianjur mengatakan, kenikan harga daging disebabkan meningkatnya permintaan, sementara pasokan terbatas.
“Setiap tahun selalu begini. Semakin dekat Lebaran, harga semakin mahal. Kami sebagai pedagang juga tidak bisa berbuat banyak karena harga dari pemasok sudah naik lebih dulu,” kata Aji.
Rahmawati (40) pedagang sayur di Pasar Muka mengaku, kenaikan harga cabai rawit dan kentang paling tinggi dibandingkan jenis sayuran lainnya.
“Harga kentang dan cabe rawit kini di atas Rp110/Kg,” pungkasnya
Sementara itu, Yuni (39) Ibu Rumah Tangga (IRT) asal Kampung Lio Desa Sukasari Kecamatan Karangtengah mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang makin melonjak
“Setiap hari ke pasar terasa semakin berat. Harga terus naik, sementara penghasilan tetap. Semoga ada tindakan dari pemerintah,” kata Yuni.(Awr)




















