BESINFO.ID,Cianjur -Alokasi pupuk bersubsidi bagi Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2026 telah ditetapkan sebesar 78.015 ton. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 75.658 ton.
Jabatan Fungsional Analis Prasarana dan Prasarana Pertanian Sub Koordinator Sarana Bidang PSP Dinas TPHPKP Kabupaten Cianjur, Agie Nurdjaman, mengatakan tahun ini Kabupaten Cianjur tetap mendapatkan alokasi pupuk subsidi jenis Urea dan NPK dengan jumlah lebih besar.
“Tahun ini kami mendapatkan alokasi pupuk subsidi lebih besar. Untuk Urea alokasinya sebanyak 43.015 ton dan NPK sebanyak 35 ribu ton. Sedangkan pada 2025, untuk Urea sebanyak 41.093 ton dan NPK sebanyak 34.565 ton,” kata Agie, Senin 9 Februari 2026.
Penambahan alokasi pupuk subsidi didasari pertimbangan karena Kabupaten Cianjur yang merupakan salah satu daerah lumbung pangan di Jawa Barat.
Saat ini pun tercatat jumlah petani pangan masih cukup besar sebanyak 187.064 orang dengan rencana tanam di tahun 2026 seluas 217.013 hektare.
“Dasar dari penambahan kouta pupuk ke Cianjur, karena merupakan lumbung pangan Jawa Barat bersama Subang dan Karawang,” ujarnya.
Dinas TPHPKP Kabupaten Cianjur menargetkan penyerapan pupuk subsidi sebesar 90 persen.
“Target penyerapan tahun ini sebesar 90 persen ke atas. Mudah-mudahan bisa melampui penyerapan tahun 2025 sebesar 83,11 persen,” pungkasnya. (Redaksi)




















