CIANJUR.Besinfo.com– Aksi penolakan RUU TNI juga terjadi di Kabupaten Cianjur, salah satunya dilakukan puluhan mahasiswa Universitas Suryakancana.
Mereka menggelar aksi long march menyusuri Jalan KH Abdullah Bin Nuh dengan tujuan gedung DPRD Cianjur dan melakukan serangkaian orasi hingga berdialog dengan Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, Rabu 26 Maret 2025.
Massa juga melakukan pembakaran ban bekas hingga akhirnya membubarkan diri.
Ketua DPRD Cianjur, Metty Triantika, mengaku, pihaknya siap mendorong dan menyampaikan aspirasi mahasiswa terkait Undang-Undang TNI ke tingkat pusat.
“Kami memahami banyak tuntutan yang disampaikan oleh mahasiswa, dan kami sudah sepakat untuk mendorong serta menyampaikan aspirasi mereka ke pemerintah pusat,” kata Metty.
Aspirasi mahasiswa atau menjadi catatan bagi DPRD Cianjur untuk dicermati.
“Keberatan yang disampaikan terkait isi dari Undang-Undang TNI, dan tidak semua pasal dalam undang-undang tersebut ditolak. Ini yang harus kita cermati lebih lanjut, pasal mana saja yang dianggap bermasalah,” pungkasnya.(Awr)




















