BESINFO.ID , CIANJUR – Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menggelar acara pisah sambut Kepala Balai Besar sebagai bentuk regenerasi kepemimpinan. Jabatan tersebut kini diemban oleh Sadtata Noor Adirahmanta, S.Hut., M.T., menggantikan almarhum Ir. Arief Mahmud, M.Si.
Acara yang mengusung tema Paturay Tineung ini berlangsung di Aula Kantor Balai Besar TNGGP Cibodas, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Rabu (7/1/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimcam, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jajaran pegawai Balai Besar TNGGP, Dharma Wanita, serta tamu undangan lainnya. Suasana haru menyelimuti acara ketika istri almarhum, Irmy Lufianti, menyampaikan sambutan.
Irmy mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada keluarga sejak wafatnya sang suami. Ia menyebut almarhum mendedikasikan dirinya sepenuh hati untuk TNGGP.
“Bagi almarhum, TNGGP bukan sekadar tempat bertugas, melainkan bagian penting dari perjalanan pengabdian dalam menjaga kelestarian alam,” ujarnya.
Ia menambahkan, selama menjabat, almarhum menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, berfokus pada pelestarian ekosistem serta membangun sinergi dengan berbagai pihak. Ia berharap nilai kejujuran dan kepedulian terhadap lingkungan yang dijunjung tinggi almarhum dapat terus dilanjutkan.
Sementara itu, Kepala Balai Besar TNGGP yang baru, Sadtata Noor Adirahmanta, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan serta memperkuat pengelolaan kawasan konservasi secara berkelanjutan.
“Sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan sangat penting, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar kawasan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pendekatan lapangan, komunikasi terbuka, dan penguatan kerja tim guna menjaga peran strategis TNGGP sebagai kawasan konservasi nasional.
Acara pisah sambut ini menjadi momentum regenerasi kepemimpinan sekaligus penegasan komitmen bersama dalam melestarikan kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. (Awy)




















