BESINFO.ID,Cianjur– Pemerhati pemenuhan gizi wilayah Cianjur, Ahmad Anwar alias Ebes mendatangi kediaman pemilik SPPG MBG Peteuycondong 1 yang kebetulan berdekatan dengan dapur tersebut.
Detik-detik peringatan Ebes yang disampaikan diabadikan lewat video ponsel dan viral di media sosial.
Sebelumnya, menu SPPG MBG tersebut dikeluhkan warga berbau dan berbelatung.
Ebes memperingatkan pemilik dapur agar program strategis nasional yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN) tidak berubah menjadi sumber bahaya bagi masyarakat penerima manfaat.
“Jangan sampai uang iuran rakyat justru dipakai untuk meracuni rakyat sendiri. Ini uang negara, uang rakyat, bukan milik pribadi,” tegas Ebes
Ebes juga menyebut, telah mengantongi data perihal SPPG MBG Peteuycondong 1 yang belum mengantongi beberapa izin operasional.
“Saya dapat informasi izin operasionalnya pun belum beres, sementara kualitas makanannya sudah sangat buruk. Kalau begitu, lebih baik dapur ini ditutup saja,” ungkapnya.
Ebes pun mengancam akan datang kembali apabila izin SPPG MBG Peteuycondong 1 tidak ditempuh.
“Kalau dalam waktu dekat belum diperbaiki secara tuntas dan perizinannya belum lengkap, saya akan datang meninjau dan mengawasi setiap hari sampai ada keputusan yang tegas,” paparnya.
Dia juga mempertanyakan kepanjangan BGN dan SPPG yang dinilai jauh dari arti sebenarnya.
“Tahu tidak arti BGN? Itu Badan Gizi Nasional. Jangan sampai kepanjangan SPPG justru dimaknai secara keliru sebagai ‘Satuan Penjilat’ semata,” tutup dia. (Redaksi)




















