BESINFO.ID,Cianjur– Sejumlah nasabah di Kabupaten Cianjur mengeluhkan kendala pembayaran cicilan rumah yang diduga berkaitan dengan gangguan layanan di BJB Syariah Cabang Cianjur. Keluhan tersebut muncul setelah nasabah mengaku masih menerima notifikasi terkait tunggakan meski pembayaran telah dilakukan sebelum batas jatuh tempo.
Salah seorang nasabah yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan, dirinya telah melakukan pembayaran cicilan pada 9 Juni 2026, atau satu hari sebelum jatuh tempo yang ditetapkan pada 10 Juni 2026.
Menurut pengakuannya, pembayaran dilakukan sesuai mekanisme yang diarahkan oleh pihak bank. Bukti pembayaran pun telah dikirimkan kepada penanggung jawab di kantor cabang.
Namun, pada 12 Juni 2026, nasabah tersebut mengaku menerima pesan singkat melalui SMS maupun aplikasi WhatsApp yang berisi pemberitahuan terkait status pembayaran cicilannya.
“Saya sudah melakukan pembayaran pada tanggal 9, sebelum jatuh tempo tanggal 10. Bukti pembayaran juga sudah saya kirimkan ke penanggung jawab. Tetapi pada tanggal 12, saya masih menerima pesan terkait pembayaran cicilan,” ujarnya.
Nasabah tersebut mengaku khawatir kondisi tersebut dapat berdampak pada status administrasi pembiayaannya apabila tidak segera mendapat penjelasan dari pihak bank.
Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apakah pesan yang diterima merupakan notifikasi otomatis akibat gangguan sistem, keterlambatan pembaruan data, atau disebabkan faktor lainnya.
Keluhan serupa turut mendapat perhatian dari Ahmad Anwar, yang akrab disapa Ebes, selaku kontrol sosial sekaligus Direktur Media Besinfo. Ebes mengaku menerima laporan dari salah satu nasabah di Kabupaten Cianjur dan mendatangi langsung kantor cabang BJB Syariah untuk melakukan verifikasi.
“Saya menerima keluhan dari salah satu nasabah di Cianjur. Karena itu, saya datang langsung ke kantor untuk mencari informasi dan melakukan verifikasi,” kata Ebes kepada wartawan Besinfo.
Menurutnya, upaya konfirmasi yang dilakukan belum membuahkan hasil karena dirinya belum dapat bertemu dengan pimpinan kantor cabang.
“Saya sudah datang ke kantor, tetapi belum bertemu dengan kepala bank untuk mendapatkan penjelasan atau verifikasi terkait persoalan ini,” ujarnya.
Ebes berharap pihak BJB Syariah segera memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan nasabah, khususnya terkait kepastian status pembayaran cicilan rumah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak BJB Syariah Cabang Cianjur belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan gangguan layanan maupun keluhan nasabah mengenai pembayaran cicilan rumah. (Redaksi).




















