BESINFO.ID, Cianjur – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur mencatat dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) untuk tahun 2026 telah mencapai 57 persen dari target yang ditetapkan.
Secara nominal telah mencapai Rp3,6 Miliar.
Wakil Ketua BAZNAS Cianjur, H. Hilman Sukani mengatakan, pada data ZIS terdapat perbedaan antara laporan digital dan laporan manual terkait pengumpulan dana ZIS. Namun dihitung yang telah masuk.
“Dari hasil laporan secara data digital itu sudah 90 persen sudah masuk, kalau laporan manual dengan uangnya baru 57 persen dan sudah mendekati 6 milyar,” kata Hilman Sukani, Kamis 2 April 2026.
Sumber pemasukan dana ZIS terbanyak dari 3 wilayah, dua kecamatan di wilayah selatan dan satu di wilayah tengah.
“Scara komulatif berasal dari pagelaran. Sementara itu, berdasarkan jumlah penduduk, wilayah Naringgul menempati urutan kedua dan Cianjur berada di urutan ketiga sebagai penyumbang dana terbesar,” pungkasnya. (Awr)




















