CIANJUR, Besinfo.id – Suasana haru dan geger menyelimuti warga Kampung Majalaya, RT 010/003, Desa Majalaya, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur, pada Minggu malam, 29 Maret 2026. Sekitar pukul 20:15 WIB, masyarakat menemukan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas yang tersangkut di saluran irigasi Junghil,
Penemuan mayat ini pertama kali diketahui oleh Opik Mahmud (49), warga setempat yang menjadi saksi mata. Menurut Opik, saat ia menemukan mayat tersebut, kondisi air di saluran irigasi masih cukup deras akibat hujan yang turun dengan intensitas tinggi.
“Posisi mayat tersangkut di irigasi, berjenis kelamin laki-laki tanpa busana dan tanpa identitas. Saat ini dijaga warga dikarenakan hujan deras dan menunggu air surut,” ujar Opik saat dikonfirmasi, Minggu 29 Maret 2026 malam
Kapolsek Cikalongkulon tidak menunda waktu. Segera setelah laporan diterima, tim kepolisian dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongkulon, AKP Arif Titim Firmanto, S.H., menuju lokasi kejadian (TKP) untuk melakukan pengecekan dan verifikasi.
“Anggota Polsek Cikalongkulon setelah menerima laporan dari warga bahwa masyarakat Kp Majalaya menemukan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki di saluran irigasi Junghil Kp Majalaya, Desa Majalaya, Kecamatan Cikalongkulon. Kemudian Kapolsek beserta anggota melaksanakan cek TKP ke lokasi, dan setelah dicek ternyata benar adanya penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki tanpa identitas yang diduga hanyut terbawa arus sungai dikarenakan arus sungai dalam keadaan besar sesudah turun hujan besar di wilayah Kecamatan Cikalongkulon,” jelas AKP Arif Titim Firmanto.
Proses evakuasi mayat tidak berjalan mulus. Pihak kepolisian dan warga sempat menghadapi kendala akibat aliran sungai yang masih deras dan hujan yang terus turun saat itu. Debit air yang cukup besar membuat akses untuk mengambil mayat menjadi sulit. Namun, dengan upaya maksimal, akhirnya mayat tersebut berhasil diamankan.
“Alhamdulillah dapat dievakuasi meski ada sedikit hambatan akibat hujan deras dan debit air yang cukup besar, saat ini korban sudah dibawa ke RS dengan menggunakan ambulance untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambah AKP Arif.
Mayat tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit (RS) Sayang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. untuk mengetahui identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus ini. Tim penyidik sedang berupaya mengungkap identitas korban melalui berbagai cara, termasuk pemeriksaan forensik dan pencarian data kependudukan. Selain itu, kronologi lengkap kejadian juga masih diselidiki untuk memastikan apakah ada unsur pidana atau tidak.
Pihak kepolisian menghimbau warga untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat yang mengetahui informasi apapun yang berkaitan dengan identitas korban atau kronologi kejadian diharapkan segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat agar penyelidikan dapat berjalan lancar dan kasus ini segera terungkap. (Awr)




















