CIANJUR.Besinfo.com– Harapan warga Kecamatan Takokak, Cianjur Selatan, untuk memiliki jalan yang layak akhirnya menemukan titik terang. Dalam kunjungannya ke Takokak baru-baru ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan komitmennya untuk mengucurkan Rp 10 miliar melalui program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) khusus untuk pembangunan jalan Pasawahan, Takokak.
Tak hanya berhenti di situ, Gubernur Dedi bahkan secara terbuka meminta Bupati Cianjur, dr. Wahyu Ferdian, agar mengalokasikan Rp 5 miliar tambahan melalui APBD Perubahan Kabupaten Cianjur 2025.
Yang lebih mengejutkan, tokoh nasional sekaligus pengusaha besar Tomi Winata melalui yayasannya, Arta Graha Peduli, juga menyatakan siap membantu dengan menyumbangkan Rp 5 miliar.
“Kalau semua dikumpulkan, totalnya Rp 20 miliar. Tahun ini insyaallah jalan Takokak akan glowing,” kata Dedi Mulyadi disambut tepuk tangan dan tawa warga.
Warga Senang, Tapi…
Kabar ini disambut suka cita oleh warga Takokak yang selama ini harus berjibaku dengan jalan rusak dan sulit dilalui. Namun, di tengah sorak gembira itu, beberapa warga masih menyimpan kekhawatiran.
Sementara itu Ahmad Anwar, SH dari Cepot menyatakan sikap pesismis terhadap komitmen bupati. “Kalau dari Pak Gubernur mah kami yakin. Pak Tomi juga terbukti sering bantu masyarakat. Tapi kalau ke Pak Bupati, kami agak ragu. Soalnya katanya masih dikendalikan mantan,” ujar Ahmad.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Ia mempertanyakan komitmen Pemkab Cianjur, terutama karena hingga kini belum tampak adanya draf APBD Perubahan yang memasukkan anggaran untuk pembangunan di Takokak.
“Jangan sampai ini jadi janji manis saja. Kami ingin jalan ini benar-benar dibangun, bukan cuma dipoles di musim politik” pungkasnya di sekretariat Cepot.
Dengan total anggaran Rp 20 miliar, diperkirakan jalan rabat beton yang bisa dibangun mencapai 10 kilometer, dengan lebar 6 meter. Ini cukup untuk membuka akses ekonomi warga dan mengurangi kesenjangan antara utara dan selatan Cianjur. (Bes1)




















