BESINFO.COM, Cianjur- Sejumlah warga di Cianjur terkena penyakit raja singa atau sifilis pada periode Tahun 2023 berjalan.
Tercatat dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur ada 18 kasus penyakit yang disebabkan bakteri Treponema pallidum melalui hubungan seks vagina, anal, atau oral tanpa alat pengaman itu.
Kabid Penanganan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Cianjur dr Frida Layla Yahya mengatakan, meski kasus penyakit Sifilis terbilang rendah tahun 2021 ada 20 kasus dan tahun 2022 ada 29 kasus.
Namun, masyarakat harus tetap mewaspadai dengan perilaku hidup sehat dan tidak bergonta-ganti pasangan.
“Jadi jangan mengkonsumsi alkohol dan Napza karena dapat menurunkan kesadaran dan membuat seeseorang menjadi agresif atau impulsif. Akibatnya, risiko untuk berhubungan seksual dengan cara yang tidak aman akan meningkat,” kata dr Frida, Senin, (15/05/2023).
Saat ini, stok obat sifilis berbagai merk seperti Penisilin, Doxycycline, Tetracyclyne
dan Ceftriaxone dipastikan aman.
“Jadi harus sesuai dengan resep dokter untuk ketepatan penggunaan dan dosis yang diberikan nantinya,” tutup dia. (Slim)




















